Berdasarkan survei kecil2an yang saya lakukan di sosial media Path dan Facebook terhadap teman2 saya bulan Agustus 2013 dan pertanyaannya adalah berapa jumlah Internet Capable Devices yang mereka miliki. Coba tebak kira berapa rata2 Internet Capable Devices yang dimiliki oleh teman2 saya? Saya mendapatkan 52 respons dari teman2 Facebook dan ada yang maksimum memiliki 30 Internet Capable Devices. Paling minimum hanya memiliki 2 Internet Capable Devices – ini teman2 yang masih bujang he he he. Total rata2 mereka memiliki 9 Internet Capable devices, sedangkan dari teman2 saya di Path, rata2 mereka memiliki 7 internet capable devices….Wow…
Sekarang coba hitung berapa jumlah Internet Capable Devices anda sendiri? Mulai dari smartphones, tablets, laptops, PCs, Smart TVs, donggles, MiFi, Xbox, Playstation, etc etc… Mungkin anda akan kaget dengan hasil hitungan anda sendiri?
Ini baru permulaan dari “Internet of Things” di Indonesia yaaa , meminjam quote dari Hans Vestberg CEO Ericsson – “everything that benefits from a network connection will have one”. Semakin banyak devices akan memiliki koneksi internet, misalnya CCTV, smart watch, photo frame, panel meter PLN, Air Conditioner, etc etc…. silahkan berpikir apa saja yang mungkin bisa kita koneksikan ke internet dan bisa mendapatkan benefit dari koneksi internet tersebut. Siapa tahu bisa jadi opportunity bisnis baru buat anda….
Dengan koneksi Fixed Broadband (broadband dengan kabel seperti First Media, Telkomspeedy etc) yang terbatas di Indonesia, devices dengan internet koneksi di atas kebanyakan akan tersambung ke Internet kebanyakan melalui jaringan Mobile Broadband, nah ini akan menjadi tantangan yang menarik di Indonesia untuk bagaimana kita mempersiapkan diri menyongsong era Internet of things dengan kecukupan koneksi internet broadband yang memadai dari sisi kecepatan dan kapasitasnya.


